Yang Perlu Anda Ketahui Tentang Salak Lesung

Mengapa petani salak jarang yang buta huruf dan hobi membaca? Karena rata-rata mereka punya retina mata yang bagus. Ibu yang suka mengonsumsi buah salak sewaktu hamil muda, bayinya akan lahir dengan mata yang tajam, bersinar-sinar. Betul. Salak mengandung betakaroten tinggi yang baik untuk pertumbuhan bayi. Namun, jangan terlalu banyak makan salak. Ada mitos yang kurang baik juga. Kalau terlalu banyak makan salak, kulit bayinya akan bersisik. Hah!

salak-lesung

Pro-kontra buah-buahan eksotis selalu begitu. Ada yang produrian dengan alasan bisa memperpanjang usia. Banyak juga pejuang antidurian yang pasang stiker di hotel-hotel, karena benci aromanya. Salak termasuk satu di antara 10 buah paling eksotis dunia. Teman saya, Ernila sedang hamil muda, dan berjuang untuk promosi salak lesung. Nah jenis salak apa pula itu? Itu adalah varietas baru yang muncul di kawasan Cikadu, tidak jauh dari Labuhan, Banten.

Cari pejantan
Ernila menuturkan,“Mulanya ada 1.500 bibit salak pondoh Salacca edulis dari Sleman, Yogyakarta dibawa ke kawasan Tanjunglesung, dekat Cikadu pada tahun 2002.” Sebetulnya itu adalah program CSR (Corporate Social Responsibility) semacam bakti sosial dan lingkungan perusahaannya juga. Rupanya seluruh tanaman yang ditanam itu betina. Padahal untuk pembuahan, salak perlu dikawinkan.

Jadi, terpaksa pohon salak pondoh itu dijodohkan dengan pejantan dari salak lokal Salacca zalacca. Bagaimana hasilnya? Berbuah juga. Namun, rasa dan ukurannya unik, kalau bukan istimewa. Salak itu kecil-kecil, kering, renyah, dan manis gurih–crunchy! Tingkat kemanisannya mencapai 16o briks–nyaris menyamai gula pasir! Itulah yang kini dikenal sebagai salak lesung.

Para pedagang mengemas rapi salak lesung dalam anyaman bambu dan membanderol Rp20.000 per 700 gram. Cukup laku di Jakarta, karena kecil-kecil dengan bau harum yang khas. Sambil menikmati masa kehamilan, Ernila mengelola perdagangan salak. “Untuk tanaman pejantan akhirnya terkumpul 50 batang, disatukan dalam kebun tersendiri,” cerita Ernila. Tentu cara itu perlu dikoreksi.

Seharusnya setiap tanaman salak jantan, bisa ditanam di antara 10 pohon salak betina. Untuk 1.500 pohon salak betina perlu 150 tanaman salak jantan. Areal kebunnya hampir 5.000 m2 atau setengah hektare. Pekerjanya cukup dua orang. Tentu meski dengan tugas tambahan mencari bunga salak jantan di seputar desa. Sepanjang tahun boleh diharap berbuah, kecuali setelah hujan deras antara Januari sampai Maret, yang berakibat tidak ada panen salak 3 bulan berikutnya.

Mengapa salak?
Secara umum ada tiga keistimewaan salak. Pertama, mudah ditanam dan tahan bencana. Ketika gunung meletus, kebanyakan pohon buah menemui ajal, tertimbun abu vulkanik. Namun, salak bisa tahan. Tanaman itu memiliki resistensi yang tinggi. Oleh karena itu para korban gunung berapi sering ditemukan mengungsi sambil membawa bibit atau benih salak. Demikian pula buahnya bisa tahan sampai sepekan.

Padahal, kebanyakan buah tropis cepat membusuk dan susah dikemas. Kulit buah ular–snake skined fruit–itu menjadi pelindung yang andal. Itu keistimewaan kedua. Jika dibandingkan sawo, pisang, bahkan jeruk pun, salak termasuk paling kuat. Bersama manggis dan durian, salak termasuk 7 macam buah tropis dengan kulit paling bergengsi. Ketiga, pengolahan buah salak mengembangkan industri baik untuk manisan (basah), keripik (kering) maupun fermentasi minuman yang mulai banyak digemari.

Negara-negara penghasil salak juga mulai unjuk gigi, mulai dari Malaysia, Thailand, Filipina, Australia, Papuanugini, bahkan Fiji. Pada 2017 mendatang salak pondoh merayakan ulang tahun keseratus. Jangan lupa, salak adalah berkah tanah vulkanis yang subur akibat gunung berapi. Oleh karena itu kita melihat keterkaitan kebun salak dengan daerah-daerah yang sering terjadi letusan gunung.

Ada salak pondoh–berkah dari Gunung Merapi, salak bali (Gunung Agung), dan tentu salak lesung (Gunung Krakatau). Bentuk buah salak pun bila ditegakkan seperti gunung siap meletus. Ujungnya lancip yang bila dikupas bentuknya jadi mirip kepundan. Sumber pangan yang satu ini, termasuk paling siap menghadapi perubahan iklim. Fungsi awalnya menangkal asam lambung dan mencegah mual, sehingga paling tepat untuk dibawa dalam perjalanan.

Namun, lebih dari itu, buah salak membantu pertumbuhan tulang pada janin, bahkan memperkuat memori anak yang akan dilahirkan. Jangan heran bila buah salak menjadi pertanda bagi kawasan berbudaya tinggi. Contohnya adalah Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan panen salak mencapai 30.000 ton setahun. Demikian juga dengan Bali yang menjadi unggul wisatanya. Sentra-sentra salak biasanya terdapat di desa-desa dengan warga sangat terdidik.
Apakah ini terkait dengan asupan untuk bayi dalam kandungan? Bukan hanya itu, salak mencegah perut buncit pada laki-laki. Salak merupakan menu terbaik untuk mencegah kegemukan yang berakibat pada gerak lamban.

Nano hayati
Para pencinta buah salak diasosiasikan cerdas dan gesit. Liat dan ulet, tidak mudah menyerah. Belakangan, buah salak memang dijadikan ikon untuk beberapa program diet sehat.

Tantangannya sekarang, meningkatkan kualitas dan regularitas pembuahan salak. Saya datang dari keluarga petani salak. Pada akhir tahun begini, biasanya salak berlimpah, tetapi tidak kali ini. Padahal bila pasokan berkurang, harga di pasar cenderung naik. Inilah yang rupanya ditangkap oleh salak lesung. Bagaimana caranya?

Untuk menambah tanaman rajin berbuah dan kuantitasnya meningkat, Ernila melakukan aplikasi pupuk mikro organisme hayati cair. “Hasil dari aplikasi pupuk hayati cair nano bio menunjukkan hasil yang signifikan memperbaiki pertumbuhan tanaman. Secara vegetatif, daun dan batang menjadi lebih hijau dan segar, dan pulih dari serangan karat daun. Secara generatif, meningkatkan jumlah bunga dan jumlah tandan buah,” kata kata Ernila.

Dibandingkan dengan tanaman yang tidak diaplikasi pupuk hayati cair nanobio, jumlah tandan buah berlipat satu setengah kali. “Kalau tidak dipupuk satu tanaman hanya menghasilkan 2 tandan, sedangkan yang dipalikasi meningkat menjadi 3-4 tandan,” katanya. Teknologi pemupukan itu ditemukan dan mulai dikembangkan di Thailand.

Dalam penggal kedua tahun 2015, panenan salak lesung di Desa Cikadu meningkat satu setengah kali. Yang menggembirakan, ukurannya tetap kecil, tetap istimewa dalam kisaran 30 gram per buah. Renyah buah manisnya juga tidak berubah. Itu penting, karena dalam pemasaran buah segar, rasa adalah segalanya. Namun, dalam industri buah, teknologi pascapanen sangat penting.

Pengolahan buah salak menjadi manisan, anggur (minuman) salak, keripik salak, dan kue salak tentu lebih terbantu bila ukuran buahnya lebih besar. Namun, rasa tetap nomor satu. Hal itu tidak lepas dari kualitas tanah setempat yang akan menentukan apakah buah salaknya akan renyah, kenyal, atau lembek? Bisa juga gembur berpasir (masir) seperti salak madura, atau masam-manis seperti salak peniwen tanaman leluhur saya.

Sebagai keturunan petani salak dari Kabupaten Malang, Jawa Timur, saya menyambut baik penggunaan pupuk nano, meski harganya masih sangat mahal. Harga satu botol kecil Rp1- juta– setara penjualan bersih 60 kg buah salak panenan kami. Namun, bagi industri buah, penggunaan pupuk yang tepat sangat fundamental. Hasilnya sangat menentukan produksi. Selanjutnya produksi akan memacu konsumsi yang berbanding lurus dengan tingkat selera dan kemakmuran masyarakat. (Eka Budianta*)

*Trubus Desember 2015

Khasiat Buah Jambu Biji Untuk Kesehatan

Suka makan jambu biji? Tahukah Anda bahwa jambu biji memiliki peran penting dalam perawatan kulit karena banyak mengandung vitamin C, antioksidan dan karoten, yang semuanya bermanfaat bagi kulit. Oleh karenanya, jambu merah sering digunakan dalam pembuatan produk kosmetik untuk wajah dan tubuh. Berikut adalah tujuh manfaat kecantikan dari jambu biji untuk kesehatan kulit Anda.

Khasiat Buah Jambu Biji Untuk Kesehatan

1. Meningkatkan warna kulit

Jambu biji dapat membantu dalam mempercantik kulit, sehingga Anda bisa memiliki kulit yang lembut dan bercahaya. Untuk memperbaiki kulit, Anda dapat membuat scrub jambu biji di rumah. Campurkan jus jambu biji dengan kuning telur dan oleskan secara merata di wajah.

Bilas setelah 20 menit dengan air hangat. Untuk hasil terbaik, lakukan perawatan ini sekali atau dua kali dalam seminggu. Scrub ini dapat menghapus sel-sel kulit mati dan mencerahkan kulit. Scrub ini juga dapat menghilangkan kotoran di kulit, sehingga memberikan kulit tampak lebih segar dan kenyal.

2. Melindungi kulit dari sinar UV

Jambu biji mengandung dua kali jumlah likopen yang terkandung dalam tomat. Likopen adalah antioksidan yang dapat melindungi kulit dari kerusakan yang disebabkan oleh sinar UV dan polusi lingkungan. Satu jambu menyediakan sekitar 2,9 gram likopen.

3. Anti-penuaan

Jambu biji merupakan sumber makanan yang sangat kaya akan vitamin A, B, C dan potasium yang merupakan antioksidan yang baik dan juga berperan sebagai pendetoks tubuh. Mereka dapat melawan radikal bebas, sehingga menjaga kulit tetap bersinar dan bebas dari tanda-tanda penuaan dini, seperti keriput dan garis-garis halus.

Selain itu, likopen juga dapat melindungi sel-sel kulit yang masih sehat dari racun yang menumpuk dalam tubuh, karena masalah metabolisme dan pencemaran lingkungan. Racun tersebut juga dapat menyebabkan penuaan dini dengan merusak DNA yang bertanggung jawab atas pertumbuhan dan perkembangan.

4. Toner

Karena jambu biji mengandung banyak vitamin, mineral dan nutrisi, buah ini dapat membantu menjaga kulit tetap kencang, segar dan bebas dari kerutan. Jambu biji juga efektif dalam meningkatkan tekstur kulit, mengencangkan kulit, dan menghidupkan kembali elastisitas kulit yang hilang. Kualitas astringent dari jambu biji dapat menjaga kulit bebas dari noda hitam, jerawat, keriput dan bekas jerawat. Mencuci wajah dengan rebusan jambu mentah dan daun jambu dapat mempercantik kulit Anda.

5. Mengobati jerawat dan bintik-bintik hitam

Jika Anda menderita jerawat dan bintik-bintik hitam di wajah, Anda dapat mengambil beberapa daun jambu biji dan menumbuknya untuk membuat pasta halus. Bersihkan wajah dan oleskan tumbukan daun itu pada jerawat dan bintik-bintik hitam di wajah. Diamkan sampai agak kering dan bilas dengan air dingin. Jika Anda rajin melakukan perawatan ini, Anda dapat menyembuhkan jerawat di wajah.

6. Melembapkan kulit

Tingkat kelembapan yang tepat sangat penting untuk kulit sehat. Air memainkan peran penting dalam menjaga kulit tetap lembap. Oleh karena itu, Anda dianjurkan untuk minum 8-10 gelas air dalam sehari. Jambu biji adalah sumber air dengan 81 persen dari buahnya terdiri dari air.

7. Mengatasi komedo dan gatal di kulit

Anda dapat mencampur tumbukan daun jambu biji dengan sedikit air dan mengoleskannya sebagai scrub pada hidung untuk menghilangkan komedo. Daun jambu biji juga dapat menyingkirkan gatal-gatal di kulit karena mengandung senyawa yang dapat melawan ale

Inilah Manfaat Daun Jambu Biji Untuk Kesehatan dan Kecantikan Kulit

Jambu biji memang sudah tidak perlu diragukan lagi khasiatnya dalam mengobati berbagai jenis penyakit ringan ataupun penyakit yang sudah kronis. Selain itu, buah jambu biji juga dapat bermanfaat untuk mengatasi masalah kulit seperti kulit kering dan kasar, kulit berjerawat, kulit berminyak dan masalah kulit lainnya karena mengandung zat antioksidan yang cukup tinggi sehingga dapat menangkal radikal bebas yang berpengaruh pada kesehatan kulit.

Berikut ini beberapa empat aplikasi atau kegunaan daun jambu biji untuk perawatan kulit Anda:

Manfaat Daun Jambu Biji Untuk Kesehatan dan Kecantikan Kulit

1. Menghilangkan Keriput

Hal ini telah secara deduktif dibuktikan bahwa daun jambu biji jauh lebih menguntungkan daripada produk organik lain. Daun jambu biji mengandung senyawa alami yang melawan sifat tumor, dan secara efektif dapat melumatkan radikal bebas dalam tubuh. Demikian juga, daun jambu sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan dan sifat kelamian kulit.

 

2. Mengobati Jerawat

The American Journal of Chinese Medicine menerbitkan sebuah hasil penelitian bahwa daun jambu biji sangat ampuh untuk melawan bakteri penyebab kulit pecah (breakout). Hal ini disebabkan karena daun jambu biji memiliki sifat antibakteri yang sangat efektif. Selain itu, daun jambu biji juga memiliki sifat untuk menenangkan kulit dan mengurangi munculnya jerawat.

 

3. Menyamarkan Bintik-bintik Hitam (Fleg)

Daun jambu biji dapat pula dimanfaatkan sebagai obat khusus untuk mengatasi permasalahan kulit seperti bintik-bintik hitam maupun bintik merah dan wajah yang tampak kusam. Karena daun jambu biji bersifat sebagai conditioner (pendingin), dan sekaligus mengurangi penyebabnya dengan cara membinasakan bakteri-bakteri penyebabnya.

 

4. Menyembuhkan Dermatis Atopic

Daun jambu biji terbukti dapat mengurangi masalah kulit yang tampak kemerahan dan gangguan lain yang disebabkan oleh dermatis atopik. Selain itu, daun jambu biji juga mengandung senyawa yang bersifat melawan sifat hipersensitif yang menghambat produksi histamines (bahan kimia yang dibuang oleh dalam tubuh sebagai bentuk dari respon rentan yang kurang menguntungkan).

 

Metode Perawatan dan Pengobatan dengan Daun Jambu Biji

Dermatis atopik – ambillah beberapa lembar daun jambu biji yang sudah kering, lalu hancurkan menjadi potongan-potongan kecil dan masukkan wadah yang berisi air hangat. Obat ini secara efektif dapat mengurangi rasa kesemutan dan kemerah-kemerahan pada kulit. Selain itu, efek dari pengobatan ini juga dapat menghilangkan perasaan tidak nyaman yang disebabkan efek samping dari masalah alergi kulit ini.

Untuk perawatan wajah selain di atas, ambillah beberapa lembar daun jambu biji. Kemudian lumatkan dan masukkan ke dalam panci yang berisi air mendidih. Setelah beberapa saat dididihkan dan warna air terlihat pekat, matikan kompor lalu biarkan beberapa saat sampai menjadi dingin. Rebusan daun jambu biji ini dapat digunakan sebagai rangkaian tonik untuk wajah. Caranya, bubuhkan cairan di seluruh area wajah yang bermasalah atau berjerawat dengan menggunakan media kapuk kapas. Biarkan selama kurang lebih 15 menit, kemudian cuci dengan air hangat. Ulangi perawatan ini dua kali seminggu untuk memperoleh hasil yang lebih baik.